sineas vs sineas

January 15th, 2007 by menghamba

lelucon kembali menghampiri garis nasib

kalau para sineas hebat negri ini sudah tidak ada bedanya dengan biduan dangdut

yang tenar karena video porno

kemana perginya mimpi itu serta integritas mereka selama ini

sebegitu miskinkah kesempatan untuk berbicara bagi mereka

atau memang negri ini sudah kehilangan pengkritik para toekang kritik

tapi tenang saja

sebulan lagi isu itu akan tenggelam

dikebiri kasus kawin cerai atau penyakit lupa bangsa

wajar toh

kan semua ini cuma urusan momentum yang tepat

dan bicara soal momentum

momentum memiliki saudara kembar

yakni, tidak tepat

lalu tawaran bikin film datang lagi

sibuk dengan script baru

lalu lupa sama tuntutan sendiri

dan tahun depan terima piala citra lagi

kenapa tidak

kan ada hadiah duitnya

yang tidak dikembalikan bersama si piala ketika kemarin dikembalikan

ah tak apa lah

kalau tidak begini kan tidak seru

tidak ada berita hangat

toh mereka semua ini kan sineas yang kerjaannya

mengangkat cerita, mendramatisasi konflik dan mendapatkan duit

tampaknya memang sudah sesuai hakikat status pekerjaan mereka

polemik ini terjadi

ah maaf, lelucon ini terjadi

 

kalau saja

January 15th, 2007 by menghamba

kalau saja mulut ini lebih mudah berbicara untuk mencurahkan isi hati

kalau saja rasa tanggung jawab ini tidak sebegitu memuncah

kalau saja kebaikan tidak terlalu mengintai pandangan hidup

kalau saja cinta dan sayang dapat dilipat dan ditekuk

kalau saja demikian

mungkin saya menjadi manusia yang lebih baik

paling tidak begitu menurut saya

Cinta Sepasang Bintang Bokep

August 25th, 2006 by menghamba

I am fuck in love with you…

(kata yang terlontar di akhir diskusi mengenai film Love Actually)

Kiamat Sudah Sampe

August 17th, 2006 by menghamba

…dari kemarin bahkan…

Si Anak Haram

August 17th, 2006 by menghamba

Sebelum aku bersyukur kepada Tuhan

Aku harus terlebih dahulu berterima kasih kepada setan

Karena dialah Ayah dan Ibuku berzina

Terima kasih setan!

Teaterku…Keluargaku…

August 3rd, 2006 by menghamba

Sedih rasanya harus meninggalkan rutinitas di rabu n sabtu. Tapi ada yang lebih penting saat ini menjaga suasana rumah jadi tenang dan damai tanpa ada lagi teriakan, omelah dan cacian yang menghiasi dinding hijau rumahku setiap malamnya.
Tapi kini diriku punya media sendiri..
di pojok belakang rumah sebuah ruangan kecil berukuran 1,5 x 2 meter yang disesaki oleh PC tercinta. Kini gw berteater melalui software bikinan microsoft dan adobe. Berjuang membuat proposal permintaan si Andri dan juga surat-surat yang dibutuhkan. Karena kita mau mentas di Malaysia dengan rombongan yang cukup besar. 35 orang!!!
Masih teringat dimana nyokap nelpon bang away (disini gw ngerasa kayak anak SD) yang meminta izin padanya agar gw gak ikut teater lagi dan keluar dari Teater UI. Tapi apa daya gw tetep maksa dan dengan tertatih-tatih masih tetep (dengan menahan malu) ngaku ketua Teater UI. Buat gw ini adalah jabatan yang paling berat yang pernah gw pegang dalam hidup gw. Ini adalah jabatan yang paling sentimental dan begitu bermakna buat gw. Jabatan yang gak akan pernah gw lupa dan akan terus gw banggakan pada siapa pun. Sungguh demi jabatan ini dan demi tanggung jawab yang masih gw emban gw harus ribut sama bokap n nyokap dan juga bikin suasan rumah tiap hari jadi gak enak dan udah gak ada lagi rasa saling percaya diantara kita.
Tapi biarlah toh itu semua jadi terbayar ketika melihat senyum seluruh isi keluarga gw, yakni Teater UI setelah mereka selesai mentas Bhinneka Tinggal Berapa di GBB. Wuih.. asli kebayar. Biar gak maen tapi gw seneng.
Dan begitu pula kali ini. Biar gw gak maen n gak jalan ke malaysia tapi gw akan sangat bahagia kalau mereka bisa kesana dan manggung disana dan membuktikan pada negri jiran kalau teater kampus Indonesia lebih baik dari mereka. Let’s rock them guys!!!

Es Cendol

July 27th, 2006 by menghamba

Es Cendol kok rasa perempuan…

jadi enak…

Praktek Kerja Lapangan

July 27th, 2006 by menghamba

kitab suci digantung di pinggir jalan new york

kusampirkan cintaku di jemuran

yah…

sempak bau digadaikan di pelaminan

kelamin orang dijajakan di jalanan

yah…

cucak rowo disenandungkan

burung poksay bicara peradaban

yah…

perkututku jadi apa dong?

mungkin berondong

lagi laku katanya

yah…

Tong Sampah Berisi Penuh Hadiah

July 27th, 2006 by menghamba

Santa Clause harus segera pensiun lalu meneruskan kariernya jadi Pemulung dan Pemulung harus pensiun lalu meneruskan kariernya jadi Santa Clause.